Dampak Covid-19 Dalam Pembelajaran

   Covid-19 adalah penyakit akibat suatu coronavirus baru yang sebelumnya tidak teridetifisi pada manusia.Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang ditemukan pada hewan dan manusia.Virus ini pertama kali ditemukan di China tepatnya di Wuhun,saat ini penyebaran hampir ke seluruh penjuru dunia dengan sangat cepat,sehingga WHO menetapkan wabah ini sebagai pandemi global.
   Ada lebih 780 ribu orang  yang terinfeksi virus ini diseluruh dunia,bahkan ada puluhan ribu yang meninggal.Saat ini negara-negara yang memiliki kasus covid-19 tertinggi adalah Ameika Serikat,Tiongkok,Italia,Spayol,dan Iran.WHO atau pemerintah menetapkan wabah sebagai pandemi karena banyaknya faktor penyebab penularan covid-19 dari manusia ke manusia yang sering dengan tidak sengaja dilakukan.Cara penularan covid-19 yaitu; tidak menjaga kebersihan tangan,tidak menjada kebersihan setelah berpergian,menyentuh barang yang sudah disentuh orang lain,berinteraksi dengan banyak orang,tidak mematuhi etika bersin atau batuk,dan tidak mengisolasi diri setelah kembali dari wilayah pandemi.Obat penawar yang belum bisa ditemukan dan penambahan jumlah pasien covid-19 menjadi penyebab kematian yang paling tinggi.
    Penyebaran covid-19 membuat angka kematian menjadi tinggi di berbagai dunia.Bahkan banyak tenaga medis yang menjadi korban covid-19 dan meninggal.Masalah covid-19 menjadi permasalahan yang harus dihadapi dunia ini,untuk melakukan kebijakan termasuk negara Indonesia.Diindonesia juga terinfeksi covid-19 dan banyak warga indonesia yang terinfeksi virus tersebut,sehingga pemerintah memberikan kebijakan untuk social distancing.
   Social distancing adalah serangkaian tindakan intervensi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk mencegah penyebaran penyakit penularan dengan cara menjaga jarak atau fisik satu orang dengan orang lain.Tapi kebijakan social distancing akan berakibat fatal terhadap roda kehidupan manusia dan masalah ekonomi sehingga banyak warga Indonesia yang mengalami kesulitan untuk kebutuhan sehari-hari.Bahkan bidang pendidikan juga diberikan kebijakan dari pemerintah untuk Home Schooling atau belajar dirumah.
   Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH).Kebijkan ini akan menerapakn kepada warag Indonesia agar untuk melakukan pekerjaan didalam rumah.Kementerian pendidikan juga menerapkan kepada setiap sekolah untuk belajar dirumah atau Home Schooling dengan menggunakan sistem jaringan (daring).Dengan menggukan sistem belajar daring terkadang muncul berbagai masalah yang dihadapi siswa-siswi dan guru,seperti materi pembelajaran yang banyak dijelaskan guru beserta tugas yang diberikan dan kesehatan mata para siswa dan siswi akan mejadi rusak maka dari itu sebisa nya menggunakan kacamata anti-radiasi.
   Aplikasi yang dapat digunakan untuk belajar daring bisa menggukan e-learning, aplikasi zoom,google classroom,youtube,dan media sosial (whatsapp).Aplikasi tersebut dapat digunakan pada saat belajar daring dan secara tidak langsung kemampuan mengakses tekologi semakin dikuasai.
   Adanya social distancing dapat membuat orang tua lebih mudah mengawasi dan membimbing perkembangan belajar anak-anak secara langsung.Orang tua juga bisa lebih mudah berkomunikasi yang lebih intensif dan akan menimbulkan hubungan yang erat antara orang tua dan anak-anak.
Adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan Home schooling atau belajar daring dapat memberikan manfaat yang bisa meningkatkan kesadaran dan mengatasi permasalahan proses pendidikan di indonesia.

Sekian dari saya, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Annisa Amalia,25 Juli 2020